casino slot indonesia

Aturan Mengenai Judi Bola Menurut Islam

Bandar Casino TerpercayaAturan Mengenai Judi Bola Menurut Islam – Judi menurut dalam aturan islam di sebut sebagai “maysir dan qimar” yang dimana dalam arti tersebut adalah transaksi antara dua pihak atau beberapa pihak yang merupakan pemilikan suatu barang atau layanan jasa yang menguntungkan salah satu pihak saja dan merugikan pihak lainnya yang tentunya dengan cara mengaitkan suatu transaksi berupa suatu peristiwa atau aksi.

Dalam istilah modern ini, judi bola online di barakcasino juga dianggap mengandung unsur “zero sum game” yang bisa kita sebutkan adalah keadaan atau kejadian dimana kemenangan satu pihak hanya bisa didapatkan dengan kekalahan pihak lainnya. Maksudnya adalah kemenangan yang anda dapatkan tentunya didasarkan atas kekalahan orang lain. Kekalahan atau kemenangan bisa berupa dari pemain ataupun Bandar casino terpercaya.

Hal ini tentunya sangat dilarang oleh agama islam. Meskipun beberapa orang ataupun sebagian orang mempunyai pendapat yang berbeda dengan legalitas judi. Akan tetapi judi dalam islam sudah jelas merupakan salah satu perbuatan yang dilarang agama atau haram untuk dilakukan.

Aturan Mengenai Judi Bola Menurut Islam

Mengklasifikasi suatu permainan apakah termasuk judi atau bukan tentunya para petinggi agama atau ulama sudah mengsyaratkan dengan cirri-ciri berikut ini:

  • Permainan yang dilakukan dua orang atau bisa juga melebihi dua orang.
  • Setiap pihak atau orang yang berkumpul memainkan suatu permainan dengan cara mempertaruhkan harta atau manfaat.
  • Adanya hasil berupa kemenangan dan kekalahan. Kemenangan akan mendapatkan sesuatu yang sudah dipertaruhkan baik memperoleh harta atau manfaat dari orang yang kalah.

Banyaknya dalil yang menyatakan keharaman judi dalam Al Quran maupun hadits  seperti isi dari QS. Al Maidah 90. “Hai orang –orang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan sebuah panah adalah perbuatan termasuk syaitan. Maka jauhilah perbuatan seperti itu, pasti kamu akan mendapatkan keberuntungan”

Sebab itulah, sebagai seorang muslim menjadikan permainan judi sebagai hiburan atau untuk mengisi waktu senggang adalah suatu hal yang haram. Apalagi bagi seseorang atau sekelompok orang yang menggunakan permainan judi sebagai alat untuk mencari keuntungan atau mencari uang sangat haram meskipun dalam situasi apapun itu.

Larangan maupun anjuran menurut agama islam bila dinalar memang sangat logis sekali. Secara matematis jika kita pikirkan, dalam berjudi peluang yang kita dapatkan lebih besar kekalahan dari pada kemenangan. Hal ini termasuk dalam permainan judi online mestipun antara pemain dan Bandar sudah deal tanpa bertemu muka.

Kerugian Nyata Dari Judi Adalah Kecanduan

Kecanduan merupakan hal yang nyata bagi yang sudah atau penikmat judi baik online ataupun tidak. Permainan judi akan mendorong pihak yang mengalami kekalahan akan terus mengulangi atau memainkannya secara terus menerus. Hal ini sudah pasti dengan harapan pasti akan bisa mendapatkan kembali kerugian-kerugian dari kekalahan yang sebelumnya.

Disisi lain, sebagai pemenang pastinya akan tertarik menikmati kemenangan yang sudah didapatkan sebelumnya dengan mudah tanpa harus bekerja keras. dalam agama islam, bagi orang-orang yang sudah kecanduan dalam berjudi yang memang sama sekali tidak ada keinginan berhenti. Justru mereka akan rugi (keberuntungannya). Mereka akan sibuk mengejar kemenangan atau setidaknya mendapatkan kembali kekalahannya. Meraka akan selalu sibuk dalam permainannya sehingga melupakan kewajibannya baik kepada Tuhan, keluarga bahkan diri sendirinya.

Hilangnya Kepercayaan Dari Orang Lain

Hilangnya kepercayaab juga merupakan bukti nyata bagi seorang pecandu judi. Kebohongan yang terus dilakukan dengan menutupi kebohongan sebelumnya akan terus dilakukan secara terus menerus. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan ajaran agama mana pun. Kebohongan yang di lakukan tentunya ingin mendapatkan atau memperoleh sesuatu yang tujuannya akan melakukan permainan judi itu kembali.

Hilangnya kepercayaan seseorang terutama sahabat ataupun keluarga merupakan hal terburuk. Bagi seorang yang kecanduan judi tentu hal ini tidak merupakan sebuah hal buruk. Kecanduan judi juga bisa merubah seseorang menjadi mempunyai sifat tidak baik, pikiran sempit. Hal ini disebabkan karena penjudi hanya memikirkan bagaimana cara untuk mendapatkan uang baik halal ataupun tidak hanya untuk kembali memainkan judi kembali.

Berujung Kekerasan Rumah Tangga

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, kehilangan kewajiban terhadap keluarga tentunya akan berujung kekerasan rumah tangga. Hal ini bisa disebabkan karena pendapatan yang sudah didapat dengan susah payah yang harusnya untuk nafkah keluarga sudah dihabisakan untuk berjudi. Hal ini sudah biasa dilakukan, bahkan bisa menghilangkan nyawa seseorang dikarenakan kerap mendapatkan kekalahan dan akan berurusan dengan pihak yang berwajib.

Hal ini tentunya tidak menbuat efek jerah para pelaku yang sudah ketagihan judi. Bahkan sekarang ini masih banyak sekali bermuncuran situs judi online yang menggunakan berbagai cara untuk mengajak pemain agar bermain di agen mereka tersebut. Kurangnya pemahaman bahayanya berjudi, adanya banyak waktu luang dan kebohongan kemenangan yang akan didapatkan menjadi faktor utama seseorang untuk berjudi. Tidak ada kemenangan yang akan anda dapatkan dari bermain judi. Yang hanya anda dapatkan adalah hilangnya kewajiban anda dan keberuntungan anda.